Pada hari Selasa tepatnya teman Rani yang bernama Putri mengalami kecelakaan. Pada hari kamis , rani dan Susanti merencanakan untuk menjenguk Putri di rumahnya. Sebelum ke rumah Putri mereka menyempatkan untuk membelikan bingkisan untuk diberikan kepada Putri agar cepet sembuh. Sesampainya di rumah Putri ternyata sudah ada tamu yang menjenguknya. Rani pun malu untuk masuk ke dalam rumah, tapi Susanti tetap membujuk Rani supaya tidak malu dan mau masuk kerumah Putri. Berkat bujukan Susanti, akhirnya Rani pun mau masuk ke dalam rumah. Rani ternyata mengalami cinta pada pandangan pertama dengan teman Putri yang bernama Dewa. Ternyata si Dewa pun juga memiliki perasaan seperti yang di alami oleh Rani.Seketika Dewa dan temanya pulang, Dewa pun mengirim pesan pada Putri untuk menanyakan tentang Rani. Sebaliknya Rani pun juga menanyakan tentang Dewa kepada Putri. Saat itu Dewa minta nomer Hpnya Rani kepada Putri. Waktu pun sudah menunjukkan pukul 18.00 Rani dan Susanti pun berpamitan untuk pulang. Beberapa menit setelah Rani sampai di rumah HP pun berdering pertanda ada sebuah pesan, saat di buka Rani tidak mengenal nomor yang mengirim pesan kepada dirinya tu. Setelah di tanya-tanya ternyata yang mengirim message kepada Rani adalah Dewa, Hati Rani pun rasanya bahagia sekali, Saat membalas message dari Dewa Rani pun senyum-senyum sendri. Hari demi hari hubungan mereka semakin dekat. Hari itu tepatnya hari jumat Dewa sebenarnya mau maen kerumah Rani tapi Dewa tak tahu rumah Rani di mana. Si Dewa pun minta bantuan kepada Putri untuk menemani dirinya kerumah Rani. sebelum Dewa datang kerumah Rani, Raninya malah ke rumah Putri. Ya, akhirnya mereka berdua pun bertemu di rumah Putri dan gak jadi ke Rumah Rani. Tapi ternyata temen-temen Putri malah pada maen ke rumahnya, serasa gimana gitu jadinya (batin si Rani) tapi tak apalah yang penting ketemu si Dewa. Putri, susanti dan temen-temen lainnya mau keluar tapi malah Rani sama Dewa tapi mereka ikut karena tak enak hati sama mama nya si Putri. Sesampai tempat tujuan kita semua berpisah. Ada yang beli baju lah, ada yang beli pernak-pernik sedangkan aku (Rani) sama Dewa Cuma beli makana karena yang kita butuhin hanya itu ja. Setelah selesai kita semua pulang lah kerumah Putri tapi temen-temen yang lain pada pulang kerumah mereka sendri-sendri, yang tersisa hanya Putri, Susanti, Rani dan Dewa. Jam menunjukan pukul 17.00 kita pun pulang juga setelah cerita-cerita di rumah Putri.
Suatu ketika hubungan Rani sama Dewa agak menjauh. Setelah Rani tanya-tanya tentang Dewa ke Putri ternyata Dewa sudah Balikan lagi sama mantan pacarnya. Hati Rani serasa terbelah menjadi dua mendengar cerita dari Putri tentang Dewa dan mantan pacarnya itu. Akhirnya Rani pun menjaga jarak dengan Dewa dan sedikit demi sedikit coba melupakan Dewa. Beberapa minggu kemudia tanpa di sangka Dewa kembali menghubungi Rani, entah kenapa dan apa sebabnya Rani hanya memendam dalam hati. Akhirnya kita pun dekat kembali tak tau kenpa Rani masih mau menerima Dewa padahal sudah jelas Rani di sakiti hatinya. Ketika itu tanggal 9 maret 2012 Dewa menyatakan cintanya ke Rani. Rani pun sangat senang sekali tapi Rani bilang ke Dewa “Kamunya kan masih punya pacar Dew,, Rani gak mau kalau Dewa jadiin yang kedua,, lok mau putusin Pacar mu dulu baru Rani ngasih jawaban ke Dewa”.









